Friday, November 1, 2013

Published 11:51 PM by with 0 comment

BIG BIG GIRL




 *Ini tentang kenangan*

I’m a big big girl in the big big world
And it’s not a big big thing if you leave me

Not a big big thing? Sungguh?

Rasanya memang lama-lama akan jadi ‘not a big big thing’, hanya saja sekarang sedang berproses. Rasanya aku ingin memberi selamat ke kamu. Selamat, kamu berhasil mengubah orang cuek jadi mellow. Selamat, kamu pernah membuatku tertawa selepas-lepasnya dan menangis sekeras-kerasnya. Selamat, kamu pernah membuatku berani membuka hati dan menyesalinya. Kamu hebat.

Kamu juga yang membuat hati semakin rapuh. Masalahnya, hati tidak seperti papan tulis yang kalau dihapus tidak meninggalkan bekas. Itulah mengapa melupakanmu menjadi sesuatu yang sangat sulit. Mungkin lebih sulit daripada memaafkanmu.

Dan selamat juga, kamu membawa pelajaran penting dengan kepergianmu, yaitu pelajaran untuk sabar luar biasa dan memaafkan – dua hal yang memerlukan kekuatan ekstra untuk melakukannya.

 Aku sudah memaafkanmu, tapi sabarnya belum. Ikhlasnya juga belum. Aku berproses menuju itu.

But I do think that I will miss you much... miss you much.

***

Life will guide you home
And I’ll ignite your bones
I will try to fix you

Aku selalu miris kalau mengingat kamu. Setiap hari kamu terancam. Setiap hari aku membayangkan kamu sudah hampir jatuh dan... Ah, pokoknya aku mengkhawatirkanmu, dan tidak tau bagaimana caranya untuk berhenti mengkhawatirkanmu.

Aku selalu kamu anggap anak kecil yang tidak tau apa-apa, dan kamu paling tau segalanya. Aku sudah terbiasa kamu anggap seperti itu. Satu-satunya hal yang bisa kulakukan adalah mendengarmu. Aku selalu mau mendengarmu. Paling penting dari itu semua adalah kamu bisa mengajakku menertawakan kesedihanku. Memang caranya begitu menyebalkan tapi lagi-lagi kamu membuatku percaya bahwa kamu melakukan hal yang benar.

Sekarang kita berjauhan. Terpisah pulau dan zona waktu beberapa jam. Tapi rasanya lebih dari itu, kau dan aku terasa lebih jauh lagi.

Kamu tau, aku sedang punya banyak sekali perasaan dan pikiran yang bertumpuk dan sedang mengahadapi banyak sekali hal sulit. Begitu bercerita kepadamu tentang ini semua, aku jadi malu sekali mengeluh. Kau menghadapi hal yang jauh lebih sulit daripada aku. Aku jadi benar-benar merasa tidak tau apa-apa dan manja sekali. Dan kau, menjadi lebih kuat dan masih bisa tersenyum walaupun perih.

Ketika bebanmu semakin berat dan kamu semakin jengah, lagu Fix You itu untukmu. Baik-baik di sana ya :)

***
Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me for sure

Hey, tak usahlah merisau. Orang lain mungkin tidak mengerti. Tapi aku dan kamu seperti bertumbuh bersama, saling mengerti satu sama lain.

Aku tidak tega melihatmu sedih. Kau mungkin menghadapi hal yang lebih sulit daripada aku, daripada orang lain. Tapi orang lain mungkin tidak mengerti. Aku mungkin juga tidak sepenuhnya mengerti. Bagiku, kesedihanmu adalah juga karena kesalahanku yang tidak mampu mencegahnya. Kalau boleh, aku ingin mengambil semua bebanmu, semua sedihmu, agar kamu tersenyum lagi.

*Jeda UTS, ketika rintik hujan mulai menampakkan diri di kota dessert-like effect.
      edit

0 komentar:

Post a Comment

yuuk komen yuuk . . .